KASEK SMAN I SOOKO MOJOKERTO BERI ASUPAN GIZI PELAJAR DENGAN MINUMAN KACANG IJO AGAR TIDAK LOYO ~ Detak Inspiratif | Berita dan informasi terkini Indonesia
RUNNING STORY :
Loading...

KASEK SMAN I SOOKO MOJOKERTO BERI ASUPAN GIZI PELAJAR DENGAN MINUMAN KACANG IJO AGAR TIDAK LOYO

-

Baca Juga

Pelajar SMAN I Sooko Kabupaten Mojokerto Jawa Timur. Mengkonsumsi minuman Kolak Kacang ijo usai Senam kesegaran jasmani. Rabu 26 Oktober 2022.

MOJOKERTO, Kepala Sekolah SMAN I Sooko Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, Sutoyo. Berinisiatif agar, para siswa dan siswi nya tetap bugar dan bersemangat dalam proses belajar mengajar menuntut ilmu disekolah. Setiap satu minggu sekali memberikan menu tambah darah, minuman berkhasiat Kacang ijo. Kacang ijo sendiri mengandung zat Hemoglobin (HB) penambah darah dan mengurangi anemia.

Seperti Rabu 26 Oktober 2022 tadi pagi, usai senam kesegaran jasmani. Para pelajar di SMAN I Sooko Kabupaten Mojokerto diberikan satu gelas asupan gizi kacang ijo. " Kemungkinan akan kita upayakan program sehat ini, satu minggu sekali",Kata Sutoyo Kasek setempat.

Minuman kacang ijo selain murah juga berkhasiat untuk kesehatan tubuh. Apalagi bagi remaja putri yang sudah mengalami menstruasi. Gangguan kehilangan konsentrasi lebih banyak pada para siswi. Selain kekurangan gizi, penyebab lainnya saat ini yakni mager (malas gerak) dan banyak main handphone. Terutama kaum millenial sekarang.

Seperti diketahui, anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat dialami oleh semua kelompok umur mulai dari balita sampai usia lanjut. Prevalensi anemia pada perempuan usia 15 tahun sebesar 22,7% sedangkan prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 37,1%.

Remaja putri ( rematri ) rentan menderita anemia karena banyak kehilangan darah pada saat menstruasi, rematri yang memasuki masa pubertas mengalami pertumbuhan pesat sehingga kebutuhan zat besi juga meningkat serta diet yang kadang keliru di kalangan rematri.  Rematri yang menderita anemia berisiko mengalami anemia saat hamil. Hal ini akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan serta berpotensi menimbulkan komplikasi kehamilan dan persalinan , bahkan menyebabkan kematian ibu dan anak. Angka Kematian Ibu ( AKI ) menurut Survei Penduduk Antar Sensus ( SUPAS ) 2015 sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup dan penyebab utama kematian ibu adalah pre eklampsia dan eklampsia  (32,4%) serta perdarahan paska persalinan (20,3%) dimana salah satu faktor risiko terjadinya perdarahan paska persalinan adalah anemia.

Oleh karena itu,  terdapat beberapa upaya pencegahan dan penanggulangan anemia yang dapat dilakukan oleh rematri diantaranya, meningkatkan asupan sumber makanan yang mengandung zat besi seperti : hati, ikan, daging, unggas, sayuran berwarna hijau tua dan kacang – kacangan.

Fortifikasi bahan makanan dengan zat besi diantaranya  pada tepung terigu, beras, minyak goreng, mentega dan beberapa snack. Suplementasi zat besi

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Indonesia, maka pemerintah telah menetapkan kebijakan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada rematri dilakukan setiap 1 kali seminggu. Pemberian TTD ini diberikan secara blanket approach dimana seluruh rematri diharuskan meminum TTD untuk mencegah anemia dan meningkatkan cadangan zat besi dalam tubuh tanpa dilakukan skrining awal terlebih dahulu.

Menurut DR. dr. Tan Shot Yen, M. Hum, seorang dokter sekaligus ahli gizi masyarakat, kacang ijo bisa dipakai minuman atau bubur. Tan menuturkan, bubur kacang Ijo dipilih karena termasuk sajian yang murah dan mudah dibuat.

Tan menganjurkan untuk menghindari gula rafinasi dalam pembuatan kacang ijo sebaiknya menggunakan gula merah secukupnya. Tan menyatakan lebih merekomendasikan pemberian kacang ijo dan telur rebus ketimbang susu. Pasalnya, kacang ijo dan telur rebus merupakan produk lokal. Selain itu, sejumlah masyarakat Indonesia kurang suka minum susu.

Kacang ijo merupakan satu di antara jenis kacang-kacangan yang menyehatkan karena mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.

Kandungan itu seperti kalsium, zat besi, zinc, kalium, fosfor, vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K, folat, mangan, selenium, magnesium, karbohidrat.

Kacang ijo banyak dikonsumsi juga karena mengandung sifat antioksidan yang tinggi, rendah lemak, dan sumber protein baik. 

Kacang ijo kaya akan serat serta rendah kalori ini sangat berguna untuk kesehatan. Dalam secangkir kacang ijo memiliki kandungan sekitar 60 kalori.

Masyarakat Indonesia biasanya mengolah kacang ijo menjadi bubur kacang ijo dan beberapa olahan lain, minuman kolak kacang ijo. (DI)












Mungkin Juga Menarik × +
VIDEOS
PERISTIWA
Hukum Kriminal
Olahraga

 
Atas
Night Mode