BADAI ANGIN DAN ES PORANDAKAN PACET MOJOKERTO ~ Detak Inspiratif | Berita dan informasi terkini Indonesia
RUNNING STORY :
Loading...

BADAI ANGIN DAN ES PORANDAKAN PACET MOJOKERTO

-

Baca Juga




Para Relawan PMI, Wawan Membantu Memotong Pohon
Tumbang


MOJOKERTO
– Badai hujan es serta angin puting beliung memporak porandakan kawasan Pacet
Mojokerto Jawa Timur dan sekitarnya. Kawasan terparah di lokasi wana wisata air
panas Padusan. Beberapa kios rusak tertimpa pohon serta tiang listrik.





Mobil pick up L 300, dengan
nomor polisi ( nopol ) W- 9656 -DD milik Rachmad warga Ngimbangan Mojosari
Mojokerto, tertimpa tiang listrik yang terbuat dari beton.





Beberapa fasilitas
dikawasan wana wisata air panas rusak parah. Kios para pedagang kaki lima
banyak yang rusak. Data sementara dari petugas kepolisian polsek Pacet
Mojokerto, kios  makanan ringan serta untuk
oleh-oleh yang rusak  milik Malik, Reni,
Sriahmi dan Khusen.





Rahmad, pemilik mobil
L 300 yang juga warga Desa padusan, Pacet, mengaku saat itu dia berteduh dan
mobilnya diparkir. “Untung saja saya keluar dari mobil,” katanya.





Sementara AKP Didik
Hariyono, Kapolsek Pacet mengatakan, selain korban empat kios dan satu mobil
tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Di lokasi juga sedang dilakukan
pembersihan oleh petugas kepolisian, TNI, BPBD dan dibantu para relawan untuk
membersihkan pohon pinus berdiameter 50 cm yang tumbang agar tidak menutup
akses masuk menuju kolam air panas.





Hujan dan angin
kencang yang menerjang kawasan Wisata Air Panas Pacet, Mojokerto yang
mengakibatkan pohon dan tiang listrik roboh, membuat PLN harus kerja ekstra
keras, agar pasokan listrik ke area wisata panas segera bisa dinormalkan. Kedua
tiang yang rusak pun harus diganti.





Febru Radhianjaya,
Manager Rayon Pacet PLN Area Mojokerto mengatakan, ada satu tiang yang patah
dan satu tiang lainnya retak. “Kedua tiang ini harus diganti, juga kabel suran
tegangan rendah dan menengah harus ditata ulang, sehingga listrik perlu
dipadamkan,” ungkapnya.











Febru juga mengatakan,
untuk pemasangan dua tiang beton ini membutuhkan waktu lama.  “Kita masih mengajukan tiang beton agar segera
dikirim, dan pemasangannya diperlukan waktu satu hari,” tutur ia.





Untuk sementara
pasokan aliran listrik  diberi saluran
darurat, agar di sekitar kios tidak gelap gulita. “Listrik untuk kios kita beri
saluran darurat, sedang yang untuk di wisata tidak terganggu ,”  tandas ia.   
 ( Mj-1 )




Mungkin Juga Menarik × +
VIDEOS
PERISTIWA
Hukum Kriminal
Olahraga

 
Atas
Night Mode