DIPERIKSA DAN KEMBALIKAN UANG BANCAAN ~ Detak Inspiratif | Berita dan informasi terkini Indonesia
RUNNING STORY :
Loading...

DIPERIKSA DAN KEMBALIKAN UANG BANCAAN

-

Baca Juga

























detakinspiratif.com
Hari keempat,
pemeriksaan terhadap oknum anggota dewan pejabat Pemkot Mojokerto oleh satgas
penyidik KPK di aula Wirapratama Polres Mojokerto Kota Jatim, untuk saat ini
masih berlanjut.
















Penyidikan dimulai pukul 09.30 WIB. Urip
Supangkat kontraktor Gapeknas Kota Mojokerto Jatim ini, disidik lebih awal. Pasalnya,
peran swasta dalam kasus yang ditangani penyidik KPK ada kaitanya dengan
nyanyian kepala Dinas PUPR Wiwied Febriyanto.








Wiwied kepada penyidik KPK
mengatakan, kalau ia dijadikan sapi perahan para pejabat di Kota Mojokerto. Wiwied
diminta uang besarnya Rp. 1 M oleh pejabat tersebut. Dan oknum pejabat tersebut
diduga orang berpengaruh di jajaran Pemkot Mojokerto Jatim.







Agung Mulyono Kepala Dinas DPPKA

Akhnan Kepala Inspektorat

Hariyanto Kepala Dinas Tenaga Kerja











Seperti dikatakan oleh Urip Supangkat
kepada wartawan siang ini, di Polres Mojokerto Kota Jatim, Jum’at 14 Juli 2017.
Pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadap dirinya, ada kaitannya dengan ungkapan
Wiwied kepada penyidik KPK di Jakarta, kalau Wiwied dijadikan sapi perahan oknum
pejabat.








‘’ Saya memenuhi panggilan satgas
penyidik KPK ini, untuk mengklarifikasi pernyataan pak Suyitno soal uang Rp. 1
M yang dikatakan Wiwied kepada penyidik KPK di Jakarta,’’ ujarnya.








“ Itu soal utang piutang saya dengan
Wiwied. Saya utang Rp 450 Juta. Jadi tidak benar kalau saya terlibat dalam
pemerasan uang Rp. 1  M,’’ tandasnya.








Berkas-berkas sudah saya kasihkan
kepada penyidik KPK, akan saya bongkar kasus yang ada di Kota Mojokerto ini. Dari
pada saya menjalani sendiri, lebih baik kena semua.













Sementara, Agung Mulyono Kepala Dinas
DPPKA mengaku mendatangi undangan pemeriksaan KPK terkait anggaran DAK dan APBD
tahun 2015 dan 2016. Yang ada kaitanya dengan rencana pembangunan proyek kampus
Politeknik Elektronika Negeri Surabaya ( PENS).











Agung Mulyono datang ke kantor Polres
Mojokerto Kota Jatim mendatangi undangan pemeriksaan KPK bersama Kepala Dinas
Tenaga Kerja Hariyanto dan Kepala Inspektorat Pemkot Mojokerto Jatim Akhnan.








Hingga hari ini, oknum pejabat dan
oknum anggota dewan Kota Mojokerto  Jatim
yang diperiksa KPK di Polres Mojokerto Kota Jatim;











Wakil Walikota Mojokerto Suyitno,
Kepala Dinas Pendidikan Novi Rahardjo, Agung Mulyono Kepala Dinas DPPKA,
Hariyanto Kepala Dinas Tenaga Kerja, Akhnan Kepala Inspektorat, Moch. Effendi
Sekwan Kota Mojokerto,  



















22 orang anggota dewan Kota Mojokerto
;





1. V. Darwanto ( PDIP )





2. Suliyat ( PDIP )





3. Gusti Patwati ( PDIP)





4. Febriana Meldyawati ( PDIP)





5. Yunus Suprayitno ( PDIP)





6. Aris Setyo Budi ( PAN)





7. Yuli Veronica Maschur ( PAN)





8. Suyono ( PAN)





9. Djunaedi Malik ( PKB)





10. Choiroiyaroh ( PKB)





11. Sonny Basuki Raharjo (PG)





12. Hardyah Santi ( PG)





13. Anang Wahyudi (PG)





14. Ita Primaria Lestari (
P.Gerindra)





15. Dwi Edwin Endra Praja (P.
Gerindra)





16. Mochamad Harun ( P. Gerindra)





17. Udji Pramono ( P. Demokrat)





18. Deni Novianto ( P.Demokrat)





19. Odiek Prayitno ( PKS)





20. M. Cholid Virdaus ( PKS)





21. Riha Mustofa ( PPP)





22. Gunawan ( PPP)





















Sementara Febriana Mildyawati anggota
dewan dari FPDIP Kota Mojokerto, hari ini mendatangi lagi Polres Mojokerto Kota
Jatim melanjutkan pemeriksaan penyidik KPK serta untuk mengembalikan uang Rp 5 Juta kepada
penyidik KPK. ( Mj - 1 )

Mungkin Juga Menarik × +
VIDEOS
PERISTIWA
Hukum Kriminal
Olahraga

 
Atas
Night Mode