KAPOLRESTABES UNGKAP PELAKU TEROR SIANG BOLONG ~ Detak Inspiratif | Berita dan informasi terkini Indonesia
RUNNING STORY :
Loading...

KAPOLRESTABES UNGKAP PELAKU TEROR SIANG BOLONG

-

Baca Juga




Kapolrestabes Surabaya, Komisaris Besar Polisi, Rudi Setiawan








SURABAYA – Terkait, warga Gunungsari
Surabaya yang diduga melakukan teror di gedung grahadi Surabaya, siang bolong
tadi, menjadi atensi aparat keamanan setempat. Meski, pelaku diduga pernah
mengidap penyakit jiwa, aparat keamanan tidak boleh lengah.





Ini merupakan
bagian dari testimoni bagi aparat keamanan dalam mengawal negeri ini. Baik ada
hajatan politik atau serangan teroris lainnya. Laki – laki paruh baya yang
diduga melakukan teror digedung grahadi Surabaya siang tadi, dengan membawa
benda mirip molotov, Sabtu 6 Januari 2018 sekitar pkl 11.00 Wib telah diamankan.
Pelaku beridentitas diri
Gatot
Sugeng Prayitno, 47, alamat Jl. Gunungsari I – 3 / 21, Rt. 04 RW. 07 Surabaya.





Pelaku
sempat diduga membawa 2 bom molotov berisi bensin dan korek gas. Pelaku sempat
naik pagar tembom kantor gedung Grahadi Surabaya.





Dan
berikut penjelasan dari Kapolrestabes Surabaya, Komisaris Besar Polisi, Rudi
Setiawan, saat ini pihaknya masih mendalami motif pelaku untuk melakukan
perbuatan teror digedung grahadi. Namun yang pasti, katanya, aksi pelaku tidak
ada kaitannya dengan politik.





"Pastinya
peristiwa tersebut tidak ada sangkut pautnya sama politik, dan hasil keterangan
keluarga bahwa pelaku ini pernah menderita sakit jiwa dan pernah dirawat di
rumah sakit Angkatan Laut Surabaya," kata Rudi kepada wartawan di
Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (6/1/2018).





Seperti
dikronologis kejadian, pada saat itu pelaku naik di pagar gedung Grahadi
Surabaya, kemudian oleh anggota Satpol PP yang berjaga di gedung grahadi
ditegur namun tidak dihiraukan, akhirnya oleh anggota Polsek Genteng Aiptu
Gunawan dan Aiptu Bambang Setiadi di tangkap, dan pelaku sempat melawan
sehingga kedua petugas terluka.







Diduga Pelaku Teror Grahadi
Surabaya





Barang
Bukti yang dibawa pelaku 1 unit sepeda angin dengan sangkar burung merpati yang
telah mati di keranjang sepeda.





Sementara
anngota yang mengalami luka-luka akibat pentungan pelaku, Aiptu Gunawan anggota
Reskrim Polrestabes Surabaya dan Aiptu Bambang Setiadi Unit Intel Polsek
Genteng Surabaya.





Saksi
mata yang mengetahui kejadian tersebut Rahmat Bintoro, 22, Satpol PP, Dsn
Karanganyar RT. 01/ RW. 01 Kalianget Sumenep, Rendra Dwi, 22 thn, Satpol PP,
Alamat Jl. Tanah merah IV kemangi no. 49 Surabaya.      ( Mj-1)






Mungkin Juga Menarik × +
VIDEOS
PERISTIWA
Hukum Kriminal
Olahraga

 
Atas
Night Mode