APKLI GELAR KIRAB BUDAYA MINGGU PAGI DI TROWULAN ~ Detak Inspiratif | Berita dan informasi terkini Indonesia
RUNNING STORY :
Loading...

APKLI GELAR KIRAB BUDAYA MINGGU PAGI DI TROWULAN

-

Baca Juga




Ketua Umum DPP APKLI Ali Mahsun








MOJOKERTO
-  Asosiasi Pedagang Kaki lima Indonesia
(APKLI) akan menggelar agenda, Doa Nusantara dan Kirap Obor Merah Putih Kolosal
 ” PKL Menggugat Untuk Indonesia
Berdaulat “. Dalam rangka memperingati hari jadi APKLI yang ke 25. Kegiatan ini
dilaksanakan pada tanggal 24 - 25  Februari
2018 disitus  Siti Inggil Desa Bejijong 
dan  Pendopo Agung Trowulan
Mojokerto, Jawa Timur. Semua itu demi nadzar, untuk mengingat kembali Kejayaan
dan kebesaran Kerajaan Majapahit kala itu.








Kepada
media, Ketua Umum DPP APKLI Dr Ali Mahsun Kamis (22 /2) bilang, uri - uri
budaya atau melestarikan budaya untuk menghidupkan ekonomi kerakyatan. Menghidupkan
ekonomi kerakyatan perintah dan kewajiban dari UUD 45 pasal 33 tentang ekonomi.












Dalam
acara kirab budaya yang digagas APKLI, dengan versi Majapahitan untuk semangat
generasi saat ini dalam membangun bangsa dan negara ke arah yang lebih baik. Doa
tersebut ditujukan untuk Bumi Nusantara dan akan dipimpin oleh Gus Imm,
Pemangku Adat Budaya Majapahit. Serta melibatkan para pemuka agama ( Islam,
Hindu, Budha, Katholik, Kristen Protestan, Kong Hu Cu, Penghayat Kepercayaan
Terhadap Tuhan YME), dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten
Mojokerto.


  





Kirab
Obor Merah Putih Kolosal PKL Mengugat Untuk Indonesia Berdaulat akan digelar
pada Minggu, 25 Februari 2018. Rute Kirab, start dari situs Siti Inggil Desa
Bejijong – selanjutnya melintasi Candi Brahu – jalan raya simpang empat
Trowulan – jalan Raden Wijaya Trowulan – finish Pendopo Agung Trowulan
Mojokerto Jawa Timur. 












Dalam
prosesi kirab, peserta akan membawa 
lima  obor atau oncor ( red,
bahasa Jawa Timur ) Bendera Merah Putih (125 meter), bendera APKLI (125 meter),
satu tumpeng Agung, dan atribut bendera merah putih, bendera APKLI, Bendera
Harlah dipimpin langsung oleh Presiden PKL Indonesia, Ali Mahsun.








Peserta
kirab sebanyak  2525 orang PKL dan
pengurus APKLI.  Mereka akan dikawal 9
prajurit berseragam adat budaya seperti pada jaman kerajaan Majapahit. Dengan
membawa 25 gerobak PKL, pedagang asongan, sepeda onthel, serta membawa  25 jenis barang dagangan, juga akan digelar teatrikal
penggusuran PKL. Sesampai di Pendopo Agung Trowulan disambut sendratari Bedoyo
Mojopahit pimpinan Gus Imm.








Selain
acara budaya, pengurus AKLI akan menyerahkan beasiswa kepada 25 anak PKL  berprestasi dari Yayasan Kaki Lima Indonesia. Juga
dompet modal usaha PKL Indonesia kepada 25 PKL Asongan dari Yayasan Kaki Lima
Indonesia, KUR tanpa agunan kepada 25 PKL, pemberian APKLI Award tahun 2018,
dan doorprize satu sepeda motor bergerobak, satu gerobak dorong, dua sepeda
onthel, dan lainnya.












“Kami
mohon doa restu dan dukungan dari segenap PKL di tanah air, rakyat dan bangsa
Indonesia untuk suksesnya acara ini demi tegaknya ekonomi rakyat dan kedaulatan
ekonomi bangsa dari cengkraman bangsa asing,” ujar Ali Mahsun, pria asli
Mojokerto ini.








Doa
Nusantara dan Kirab Obor Merah Putih Kolosal PKL Menggugat Untuk Indonesia
Berdaulat adalah "HARGA MATI UNTUK MERAH PUTIH DAN NKRI"








Alamat
Sekretariat DPP APKLI  di Jl. Cempaka
Putih Timur V No.3, RT.5 - RW.7, Cempaka Putih  Jakarta. (
Mj – 01 )
 









Mungkin Juga Menarik × +
VIDEOS
PERISTIWA
Hukum Kriminal
Olahraga

 
Atas
Night Mode