MUTASI SETENGAH HATI ~ Detak Inspiratif | Berita dan informasi terkini Indonesia
RUNNING STORY :
Loading...

MUTASI SETENGAH HATI

-

Baca Juga





Sebanyak 51 pejabat dari berbagai level, mulai Pimpinan Tinggi Pratama, Admistrator dan Pengawas dilantik langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Pendopo Graha Praja Wijaya Pemkot Mojokerto, Selasa (11/6/2019).







KOTA – Pergeseran pejabat dilingkup
Pemkot Mojokerto masih setengah hati. Tidak ada yang luar biasa, hanya luarnya biasa
saja. Belum ada regenerasi yang berarti, masih ada celah kosong untuk jabatan
eselon dua yang belum terisi.





Mutasi pejabat
kemarin itu, sempat mendapat kritik dari Kepala Balitbang Joko Suharyanto. Dia,
merasa tidak nyaman ketika digeser menjadi Asisten Tata Praja. Menurutnya, ia
kurang satu tahun menjadi karyawan Pemda. Dia, awalnya berharap tetap menjabat
di Balitbang hingga masa purna tugas.





Joko pun sempat
mengeluarkan sikap tegasnya, ketika namanya disebut namanya dan digeser menjadi
asisten Walikota. Dengan teriakan keras, ia menjawab, siap laksanakan !!!
dengan menghadap kepada Ketua Baperjakat Sekretaris Daerah Pemkot Mojokerto
Harlistyati.





Lima puluh satu orang
pejabat atau karyawan dilingkup Pemkot Mojokerto adalah gerbong pertama dalam
jajaran mutasi kepemimpinan Walikota Dan Wakil Walikota Ika Puspisari dan Ahmad
Zakaria,  Selasa (11/6/2019). Wali Kota
Mojokerto Ika Puspitasari memang berniat melakukan beberapa kali perombakan
pejabat hingga menemukan susunan dan formasi jabatan yang tepat.





Puluhan pejabat dari
berbagai level mulai Pimpinan Tinggi Pratama, Admistrator dan Pengawas dilantikWalikota
di Pendopo Graha Praja Wijaya Pemkot Mojokerto.





“Jabatan merupakan
amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik–baiknya. Oleh karena itu, jabatan
yang diberikan harus disyukuri dan diimbangi dengan keikhlasan, prestasi,
dedikasi dan loyalitas dalam bekerja,” kata Walikota yang akrab disapa Ning Ita
saat memberi pengarahan usai melantik 51 pejabat.





Ning Ita
menyampaikan, mutasi jajaran pejabat di setiap instansi pemerintah merupakan
bagian dari kehidupan dan kebutuhan organisasi dalam rangka peningkatan
kapasitas karir pegawai. Pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka
meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan tugas serta pelayanan yang maksimal.





“Pelantikan pejabat
ini dimaksudkan untuk lebih memperlancar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan
dan pelayanan publik. Bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang
jabatan dan kepentingan tertentu,” lanjutnya.





Ia berharap para
pejabat yang dilantik dapat segera menyesuaikan diri dan bekerja dengan
sebaik-baiknya. Sehingga tidak mengakibatkan terhambatnya pelaksanaan program
kerja dan pelayanan pada masyarakat.





Ke-51 pejabat yang
baru dilantik ditempatkan pada sejumlah kursi jabatan yang memang sudah lama
kosong. Kursi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip misalnya, sekarang resmi
diduduki Suhartono yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan
Informatika.





Kemudian Agung
Moeljono yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan
Keuangan dan Aset kini menduduki Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota
Mojokerto. Staf Ahli Bidang Pembangunan Perekonomian dan Keuangan Kota
Mojokerto resmi dijabat oleh Sri Mudjiwati yang sebelumnya menjabat sebagai
Kepala Dinas Sosial Kota Mojokerto.











Kemudian Kepala Badan
Penelitian dan Pengembangan Kota Mojokerto Djoko Suharyanto digeser ke posisi
Asisten Administrasi Kesejahteraan Rakyat Kota Mojokerto.





Untuk pejabat eselon
III, Kepala Bidang Anggaran pada Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset
Kota Mojokerto Riyanto kini diproyeksikan menduduki Kepala Bagian Hukum pada
Sekretariat Daerah Kota Mojokerto.





Selanjutnya, Rudi
Ismail bertukar posisi dengan Ovie Risna Kartika sebagai Sekretaris pada Dinas
Perpustakaan dan Arsip Kota Mojokerto dan Sekretaris pada Dinas Komunikasi dan
Informatika Kota Mojokerto. Ari Tjatur Juda Instiningsih dari Sekretaris Badan
Perencanaan Pembangunan Kota Mojokerto menjadi Sekretaris pada Dinas Pemuda,
Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Mojokerto.





Beberapa posisi
Kepala Bagian di Sekretariat Daerah Kota Mojokerto juga mengalami pergeseran
diantaranya Choirul Anwar yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Humas
dan Protokol menjadi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat menggantikan Enny
Rahmawati yang saat ini menjadi Sekretaris pada Dinas Perindustrian dan
Perdagangan Kota Mojokerto.





Sedangkan posisi
Kepala Bagian Humas dan Protokol digantikan oleh Hatta Amrulloh yang sebelumnya
menjadi Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban pada Satuan Polisi Pamong
Praja Kota Mojokerto. Kepala Bagian Organsasi Istibsyaroh menjadi Inspektur
Pembantu III pada Inspektorat Kota Mojokerto digantikan oleh Rina Purwanti yang
sebelumnya menjadi Kepala Bagian Keuangan pada RSU dr. Wahidin Sudirohusodo
Kota Mojokerto.





Agoes Heri Santoso
yang sebelumnya  menjabat sebagai Kepala
Bagian Pembangunan bergeser menjadi Kepala Bagian Pemerintahan pada Sekretariat
Daerah Kota Mojokerto digantikan oleh Nara Nupiksaning Utama yang sebelumnya
menjadi Sekretaris pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mojokerto.





Walikota berpesan
agar para pejabat yang dilantik mampu menjadi teladan, menjaga moralitas, meningkatkan
disiplin dan profesionalisme serta meningkatkan kerjasama baik dengan staf,
rekan kerja dan semua pihak terkait.





“Kepemimpinan yang
cakap dan berintegritas, serta bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat akan memberikan sumbangsih positif bagi keberhasilan pembangunan,”
demikian Ning Ita. (*/uncle owob).


Mungkin Juga Menarik × +
VIDEOS
PERISTIWA
Hukum Kriminal
Olahraga

 
Atas
Night Mode