DP2KBP2 KABUPATEN MOJOKERTO GELAR PROGRAM ADVOKASI KKBPK ~ Detak Inspiratif | Berita dan informasi terkini Indonesia
RUNNING STORY :
Loading...

DP2KBP2 KABUPATEN MOJOKERTO GELAR PROGRAM ADVOKASI KKBPK

-

Baca Juga

Kadis DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, Joedha Hadi Dalam Sambutan Program Advokasi Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di hotel Vanda Trawas, Senin 12 April 2021.

Bupat Mojokerto Jawa Timuri Ikfina Fatmawati, meresmikan "Advokasi Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) "untuk Stakeholders dan Mitra Kerja. Yang digagas oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto, Senin (12/4) di Hotel Vanda Gardenia Trawas.

Di instruksikan oleh Bupati Ikfina Fatmawati, agar kegiatan ini mencapai kesepakatan output dan outcome yang terukur dan jelas. Selain itu, program kerja ini dilaksanakan dengan lebih detail dan spesifik.

“Gubernur minta hasil kinerja kita lebih spesifik dan di-breakdown, bukan globalnya saja. Misalnya angka pertambahan kelahiran kita yakni 0,2 persen. Mungkin terlihat normal saja. Namun, kita harus tahu secara detail angka itu ada di pasangan mana. Apakah pasangan umur di atas 35 atau 40 tahun (tidak perlu punya anak lagi) atau di bawah 18 tahun (belum waktunya punya anak). Angka 0,2 ini akan jadi pertanyaan jika tidak dirinci secara detail,” kata bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Joedha Hadi Kepala DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto mengatakan, prestasi yang diraih DP2KBP2 selama ini cukup baik. Bahkan, dalam kondisi pandemi covid 19, prestasi masih bisa didapatkan. Menurut Joedha semua itu berkat kerja sama yang baik dengan stakeholder, yang telah mendukung suksesnya program KKBPK Kabupaten Mojokerto. “Kami meraih juara II Nasional untuk capaian Akseptor KB Terbanyak pada Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2020, serta juara harapan I kategori Pelayanan KB Sesuai Prokes  dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia 2020. Terima kasih kepada mitra kerja antara lain dirut RS, puskesmas, BPS, Kementerian Agama, LPPA Bina Annisa, OPD terkait dan lintas sektor lainnya sehingga program KKBPK dapat terlaksana dengan baik,” tutur Joedha Hadi.

Lebih lanjut, ditegaskan Bupati Ikfina terkait, kinerja ASN saat ini, dinilai dengan menggunakan Sistem Merit, dalam upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terukur dengan data digital. Semua tatanan sistem ini, harus diterapkan termasuk dalam program-program kependudukan. Tampak hadir Ketua TP PKK Shofiya Hanak Albarraa, Kepala Puskesmas, Direktur RS dan OPD.(*/wib)




Mungkin Juga Menarik × +
VIDEOS
PERISTIWA
Hukum Kriminal
Olahraga

 
Atas
Night Mode