Dewan PKB Libatkan Pengurus PAC dan Ranting PKB Dalam Program Serap Aspirasi ~ Detak Inspiratif | Berita dan informasi terkini Indonesia
RUNNING STORY :
Loading...

Dewan PKB Libatkan Pengurus PAC dan Ranting PKB Dalam Program Serap Aspirasi

-

Baca Juga

Choiroiyaroh (berjilbab) anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) Kota Mojokerto ketika menjaring aspirasi masyarakat. Kali ini melibatkan pengurus PAC Kecamatan dan Ranting Kelurahan. (Photo YEP)

MOJOKERTO , Ada yang menarik dari giat pelaksanaan serap aspirasi anggota Dewan Kota Mojokerto, Pebruari tahun 2022 ini. Puluhan orang dari jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) di tiga kecamatan dan Pengurus Ranting di 18 kelurahan di Kota "Onde-onde" dilibatkan dalam program reses Choiroiyaroh anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) setempat. 

Mereka dianggap berkompeten untuk menyerap aspirasi masyarakat. Karena dianggap kenal masyarakat tempat mereka tinggal. Tidak itu saja, jajaran pengurus partai berlambang bola dunia itu dinilai paham dengan lingkungannya. 

"Jajaran pengurus partai itu yang lebih dekat masyarakat dan tahu seluk beluk daerahnya. 

Setiap kali sama reses saya selalu mengundang jajaran pengurus ranting dan PAC, tidak hanya masyarakat saja, " Jelas Choiroiyaroh usai reses di kediamannya di jalan Brawijaya Kota Mojokerto, Jumat (18/02/2022) tadi sore. 

Dengan melibatkan pengurus PAC dan Ranting PKB, ia berharap program serap aspirasi ini akan tepat sasaran. "Penggalangan lewat ranting dan PAC akan tepat sasaran. Apalagi mereka berkompeten dibidangnya, " Tambah anggota Dewan berwajah manis ini. 

Dalam reses tahun ini, ia berharap usulan masyarakat sudah diterima sebelum 25 Pebruari 2022 mendatang. Usulan tersebut akan diajukan lewat Musrenbang dan Pokok-pokok Pikiran (Pokir) Dewan. Ia mengungkapkan semua aspirasi masyarakat yang masuk dapat diread pada kegiatan pembangunan tahun 2023.

Ia juga berharap dinas terkait terutama dinas teknis memahami usulan masyarakat yang menyangkut infrastruktur. "Jangan sampai ada jalan rusak terjadi dalam kajiannya dianggap masih layak. Ini yang sering terjadi dan kami tidak berharap itu terjadi lagi, " Pungkasnya.(DI)

Mungkin Juga Menarik × +
VIDEOS
PERISTIWA
Hukum Kriminal
Olahraga

 
Atas
Night Mode