Tim LaVani Kalah Telak 3-1 Dari Bin Pasundan ~ Detak Inspiratif | Berita dan informasi terkini Indonesia
RUNNING STORY :
Loading...

Tim LaVani Kalah Telak 3-1 Dari Bin Pasundan

-

Baca Juga

Pelatih LaVani Samsul Jais.

KEDIRI, Tim Bin Pasundan dipertandingan final four putaran pertama hari kedua kompetisi bola voli Livoli Divisi Utama mengalahkan tim LaVani dengan skor 3-1 (25-23 ; 25-23 ; 18-25 ; 25-18) di GOR Jayabaya Kediri Jawa Timur, Sabtu 2 Desember 2023.


Pertandingan kedua tim menempuh waktu dua jam empat menit lima detik. Pada set pertama tim asuhan coach Ryan Masajedi menang dengan skor 25-23. Padahal awal set pertama tim LaVani yang dipimpin pelatih kepala Nicolas Vives dan asisten pelatih Samsul Jais sempat memimpin dengan skor 8-6. Namun setelah Bin Pasundan mampu menyamakan skor 8-8, permainan tim LaVani kurang terorganisir. Sehingga harus mengakui keunggulan tim Bin Pasundan.


Dikatakan Samsul Jais asisten pelatih LaVani kepada wartawan di sesi press confreence usai laga. Para pemain banyak melakukan kesalahan sendiri dari receive, service sehingga serangan yang dibangun kandas.


Pada set kedua LaVani mencoba menurunkan pemain pelapis atau second player, dan mampu mengimbangi permainan Bin Pasundan hingga kedudukan 23-23. Meski pada akhirnya set kedua LaVani kembali menelan kekalahan 25-23.


Set ketiga LaVani bermain apik hingga akhir pertandingan dan menang dengan skor 25-18. 

Pertarungan epick terjadi di set keempat dalam kedudukan 12-15 hingga akhir set keempat. Performance, irama permainan, feling pemain baru bisa ditonton dan dinikmati oleh penonton hingga akhir set keempat 25-18 untuk kemenangan Bin Pasundan.


Sementara pelatih kepala Bin Pasundan Ryan Masajedi mengaku, untuk mengalahkan tim LaVani cukup menguras pikiran dan stamina. Pemainnya banyak melakukan kesalahan sendiri yang perlu dibenahi dipertandingan berikutnya. 


Ryan Masajedi Pelatih Kepala Bin Pasundan


Lebih lanjut Ryan Masajedi mengatakan, pemainnya bisa menemukan performance terbaiknya set keempat di paruh pertandingan. ' kita butuh waktu untuk membenahi permainan tim. Hal ini disebabkan, para pemain yang jam terbangnya masih sedikit ditingkat nasional maupun internasional, membutuhkan adaptasi dalam sebuah kompetisi Liga seperti ini,"ungkap dia. (DI) 

Mungkin Juga Menarik × +
VIDEOS
PERISTIWA
Hukum Kriminal
Olahraga

 
Atas
Night Mode