KENA DEH…. Saat Dana Desa Turun Deras, Godaan Ikut Mengalir ~ Detak Inspiratif | Berita dan informasi terkini Indonesia
RUNNING STORY :
Loading...

KENA DEH…. Saat Dana Desa Turun Deras, Godaan Ikut Mengalir

-

Baca Juga





Ada yang bilang, hidup kalau terlalu serius bisa bikin jenuh.
Maka sebagian orang mencari selingan. Ada yang mancing, ada yang ngopi, ada pula yang… meeting penting di hotel melati.

Nah, inilah kisah dari sebuah wilayah di tanah Kota Santri Jawa Timur, di awal tahun ketika kalender masih bau tinta dan anggaran baru saja turun ke bumi. Desa-desa diguyur dana, rekening desa mulai gemuk, dan sebagian kepala… mulai pening bukan karena pusing kerja, tapi karena kaget uang.

Seorang oknum pejabat desa sebut saja Pak K dikenal rajin. Banting tulang siang malam. Rapat, musyawarah, tanda tangan, foto bersama. Di rumah pun sebenarnya aman. Dirawat, dijaga, dan sesekali diberi vitamin C oleh sang istri, bukan vitamin kesehatan, tapi Cemberut, tanda cinta yang sah dan halal.

Namun hidup memang penuh pilihan.
Dan Pak K memilih meeting yang agak berbeda.


Meeting (Mijit Yang Penting Penting)🤣

Di suatu hari yang konon disebut orang Jawa sebagai hari Jum'at keramat, Pak K mengatur pertemuan dengan Mbak S, seorang staf kecamatan yang muda, ceria, dan… wanginya bro, mantap tenan.

Lokasinya bukan balai desa.
Bukan kantor kecamatan.
Melainkan penginapan berbintang rasa melati, yang kasurnya empuk dan privasinya tinggi,”katanya.

Yang tidak mereka perhitungkan hanya satu:
tas kesayangan Mbak S ternyata lebih jujur daripada chat WhatsApp.

Konon, tas itu sudah diberi jampi-jampi teknologi bernama GPS. Ke mana tas pergi, di situ keberadaan bisa dibaca. Teknologi memang netral, tapi kadang ia bekerja sebagai alarm nurani.


Saat Suami Naik Level

Sementara Pak K dan Mbak S merasa dunia milik berdua, di tempat lain ada seorang suami yang hatinya mendidih. Dari manusia biasa, TRIWIKROMO jadi Buto, Gedene Petung Gunung.

Dengan kelengkapan sakti:

  • Buku nikah asli

  • Emosi asli

  • Dan petugas resmi

Maka terjadilah adegan yang tak masuk brosur wisata.
Pintu kamar dibuka, meeting berakhir, dan suasana berubah dari romantis menjadi Amerika vs Venezuela edisi tanpa bom atom.

Untungnya, negara masih hadir.
Peristiwa pun berakhir bukan di panggung drama, tapi di kantor yang lebih dingin: Polsek Pralon.


Refleksi Pahit di Balik Tawa

Kisah ini bukan untuk menghakimi.
Bukan pula untuk menertawakan semata.

Ini cermin kecil tentang jabatan publik dan godaan pribadi.
Tentang dana desa yang besar, tapi tidak selalu diiringi kesiapan mental.
Tentang teknologi yang canggih, tapi nurani yang kadang buffering.

Uang negara memang bukan hanya menguji kemampuan mengelola anggaran,
tapi juga menguji iman, etika, dan kesetiaan pada peran.

Karena jabatan itu amanah.
Bukan fasilitas.
Dan meeting penting seharusnya tidak perlu kamar bernomor.

Di desa, godaan tak selalu datang dari proyek dan tender.
Kadang datang dari parfum wangi dan janji sesaat.

Maka benar kata orang warkop:
Rem boleh blong di tulisan, tapi jangan di kehidupan.


NAH INI DIA…
Kisah kecil dari bawah, untuk jadi pelajaran besar bagi semua.







Mungkin Juga Menarik × +
PERISTIWA
Hukum Kriminal
Olahraga

 
Atas
Night Mode