KPK SITA KEMBALI ASET MANTAN BUPATI MKP ~ Detak Inspiratif | Berita dan informasi terkini Indonesia
RUNNING STORY :
Loading...

KPK SITA KEMBALI ASET MANTAN BUPATI MKP

-

Baca Juga




Sebuah Apotik dan Rumah Yang Diduga Milik Mantan Bupati Mojokerto, MKP. Disita oleh Penyidik KPK dalam dugaan Kasus TPPU







Penyidik Komisi
Pemberantas Korupsi ( KPK ), masih melakukan penyidikan di Mapolres Mojokerto
Kota Jawa Timur terhadap para kroni mantan Bupati Mojokerto Mustafa Kamal Pasa
( MKP ), yang diduga terkait kasus tindak pidana pencucian uang ( TPPU ). Selain
itu penyidik KPK, melakukan penyitaan sejumlah harta benda yang diduga milik
mantan Bupati Mojokerto itu. KPK melakukan penyidikan dari tgl. 18-21 Februari
2020.





Hal itu diungkapkan
oleh, Kapolres Mojokerto Kota Jawa Timur, AKBP Bogiek Sugiyarto kepada
wartawan. “Penyidik KPK pinjam tempat, untuk penyidikan di aula Wira Pratama
dari tgl. 18-21 Februari 2020,” ujar ia.





Penyidik KPK juga
melakukan penyitaan, asset harta tak bergerak seperti tanah dan bangunan dan
kendaraan bermotor baik di Mojokerto maupun diluar Mojokerto Jawa Timur. Pemeriksaan
penyidik KPK tidak hanya dilakukan terhadap sejumlah pejabat  Pemkab Mojokerto saja. 





Ada juga pejabat
Pemkot Mojokerto yang diperiksa oleh penyidik KPK, diduga terkait kasus TPPU mantan
Bupati MKP, seperti Moch. Ali Imron Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan
Terpadu Satu Pintu ( DPM-PTSP ).





Moch. Ali Imron datang
memenuhi undangan penyidik KPK di Mapolres Mojokerto Kota sejak pukul
08.00-13.45 WIB.







Moch. Ali Imron Kepala DPM-PTSP Kota Mojokerto


Kepada wartawan Moch.
Ali Imron mengatakan, ia diperiksa terkait 5 perusahaan milik mantan Bupati Mojokerto
yang ada di Kota Mojokerto. “ Saya diperiksa terkait 5 perusahaan yang tidak
ada di Kota Mojokerto,”ujarnya.





“ Ini berkas dokumen
perijinan perusahaan milik pak MKP, dari tahun 2018,2019, 2020 itu saja,”ungkapnya.





Para kepala Desa di
Kabupaten Mojokerto yang mendapatkan anggaran bantuan keuangan ( BK ), juga
diperiksa. Kepala Desa Desa petak Kecamatan Pacet Mojokerto Jawa Timur, Supoyo.
Menerima anggaran BK sejak tahun 2016 untuk pembangunan pasar Kembangsore Park.
Namun pembangunan pasar belum genap dua tahun itu, telah porak poranda terkena
guyuran hujan.





Seperti pembangunan gapura
masuk seperti Candi Wringin Lawang Majapahit. Hancurnya gapura di pasar
kembangsore Desa Petak Kecamatan Pacet Mojokerto Jawa timur itu sempat viral
dimedia social.





Kepala Desa di
Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, yang diperiksa oleh penyidik KPK terkait
penggunaaan anggaran bantuan keuangan desa, Kades Petak Pacet, Kades Trowulan,
Kades Terusan Gedeg, Kades Mojo Wates Dlanggu, Camat Gedeg Mojokerto Jawa Timur,
Edi Catur.





Yang paling sering
diperiksa penyidik KPK, tampak Kepala Badan Kepegawaian Kependidikan dan Kepelatihan
( BKPP ) Pemkab Mojokerto, Susantoso. Susantoso diperiksa diduga, terkait kasus
jual beli jabatan yang masuk dalam kasus TPPU mantan Bupati MKP. Seringkali ia
mondar-mandir di Mapolres Mojokerto Kota, di aula Wira Pratama yang digunakan
penyidikan penyidik KPK.







Susantoso Kepala BKPP Kabupaten Mojokerto


Mereka – mereka orang
terperiksa penyidik KPK, sejak tanggal 18 hingga 19 Februari 2020 di aula Wira
Pratama Mapolres Mojokerto Kota Jawa Timur. Sony Ukar Dinata Kepala
Pengembangan Bisnis Cabang PT BCA tbk. Kantor cabang utama Mojokerto, Joko
Puspito Sales Manager PT Srikandi Diamond Indah Motor, Beta Mangku Alam alias
Robet Marketing CV. Musika, Nano Santoso Hadianto alias Nono orang kepercayaan
MKP, Emma W. Marketing Exekutive The Gayungsari, Linda Listya Staf Operasional
PT. Kamilindo Sejahtera, Muslim Faizi Kepala BPN Surabaya I, Abdullah Mochtar
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPM-PTSP )
Pemkab Mojokerto, Moch. Ali Imron Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu
Satu Pintu ( DPM-PTSP ) Pemkot Mojokerto, Supoyo Kades Desa Petak Kecamatan
Pacet, Zainul Anwar Kades Trowulan, Wiherno Ketua TPK Desa Petak Pacet
Mojokerto, Ketua Pus KUD Jatim, Pemegang Saham rokok Sampoerna di Desa Gondang
dan Ngawi, Eny mantan Kasi Ketenagaan Dinas Pendidikan Pemkab Mojokerto,
Susantoso Kepala BKPP, Teguh Gunarko Kepala Dinas Pertanian mantan Kepala
DPPKA, Nauli bagian Keuangan CV. Musika, Edi Eko Sutarwanto Kades Terusan
Kecamatan Gedeg Mojokerto.





Penyidik KPK, juga
telah menyita apotik yang diduga milik mantan Bupati MKP di jalan raya Terusan
Kecamatan Gedeg Mojokerto nomor 332 dan sebuah rumah di Gayungsari Surabaya
yang diduga atasnama Hj. Fatimah, berencana digunakan untuk praktek Kedokteran.
(Nmu)


Mungkin Juga Menarik × +
VIDEOS
PERISTIWA
Hukum Kriminal
Olahraga

 
Atas
Night Mode